Trouw Nutrition Meresmikan Calf and Beef Research Facility Baru di Belanda

20 April 2016

   

Trouw Nutrition, adalah salah satu perusahaan Nutreco, sebagai pesialisasi pakan inovatif, calf milk replacer, suplemen dan layanan nutrisi untuk industri nutrisi hewan ternak. Pada tanggal 6 April 2016 Trouw Nutrition telah membuka Calf and Beed Research Facility terbaru, di Boxmeer, Belanda. Dengan infrastruktur dan peralatan yang canggih, research center baru ini akan digunakan untuk melakukan studi lanjutan bersama dua grup produsen produk susu di Boxmeer dan Burford, Kanada, untuk akselerasi inovasi dalam nutrisi hewan ternak ruminansia.

Knut Nesse, CEO Nutreco, dan Prof. Louise Fresco, Presiden Dewan Eksekutif di Universitas Wageningen secara resmi membuka research center pada acara pembukaan yang dihadiri oleh lebih dari 300 tamu yang mewakili industri dan akademisi dari seluruh dunia. Para tamu juga mengikuti simposium dua hari termasuk didalamnya terdapat presentasi dari para ilmuwan terkemuka internasional tentang nutrisi hewan ternak, tur pengenalan research center dan kesempatan memperluas networking.

Director of Trouw Nutrition R&D, Prof. Leo den Hartog mengatakan bahwa investasi besar ini merupakan bagian dari komitmen Trouw Nutrition untuk membantu dalam memenuhi permintaan industri agrikultur di dunia yang semakin meningkat. Inti perkembangan ini adalah kebutuhan dalam mencapai peningkatan produktivitas sehingga dapat menawarkan pasokan daging sapi yang bermutu dan berkelanjutan, serta mendukung kesehatan hewan ternak pada seluruh tahap pertumbuhan. Oleh karena itu research center baru ini meningkatkan kemampuan inovasi global Trouw Nutrition dengan menambah 5 pusat R&D yang telah digunakan di seluruh dunia. "

Leo juga menambahkan bahwa kunci utama baik dari produksi global susu dan daging sapi adalah keingintahuan untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana cara memaksimalkan potensi genetik hewan. Sains menunjukkan bahwa awal kehidupan adalah kunci di mana kita dapat menambahkan produksi yang signifikan. Kapasitas perluasan penelitian kami ini adalah bentuk pengakuan untuk perkembangan ini. Pada tahun 2050, populasi dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar 30% dan permintaan daging diperkirakan menjadi dua kali lipat. Memenuhi permintaan ini akan menjadi tantangan bagi industri agrikultur. Oleh karena itu investasi ini memainkan peran penting dalam pengembangan solusi nutrisi baru yang diakui dan dapat memenuhi kebutuhan makanan di dunia dengan cara yang lebih efisien dan berkelanjutan."

Penelitian peternakan terdiri atas empat bagian utama, yaitu yang pertama adalah kandang yang cukup luas untuk tumbuh kembang ternak; kedua, bagian yang didedikasikan untuk pertumbuhan ternak, ketiga, bagian untuk kandang ternak secara terpisah, dan yang terakhir adalah sistem pemberian pakan otomatis untuk memonitor perilaku makan masing-masing hewan. Hal ini juga akan mencakup sistem metabolisme performa fisiologis dan pencernaan hewan ternak.