Uji Cepat Senyawa Reactive Lysine pada Bahan Baku Pakan

15 Juni 2016

Trouw Nutrition mengumumkan penambahan parameter mutu baru ke sistem pemberian pakan terukur milik perusahaan tersebut, atau yang lebih dikenal dengan sistem NutriOpt. Dengan metode near-infrared (NIR) spectroscopy atau spektroskopi gelombang near-infrared, parameter baru ini akan memungkinkan peternak, produsen pakan dan pihak lainnya untuk menguji mutu dan kandungan senyawa reactive lysine pada bahan baku pakan dalam waktu singkat. Disamping itu, parameter baru ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemberian nutrisi dan meningkatkan profit bagi pihak-pihak terkait.

Senyawa Reactive Lysine sebagai Parameter Kualitas
Lysine adalah asam amino penting yang membantu ternak tumbuh secara optimal. Mengetahui kadar senyawa lysine yang diserap oleh ternak merupakan hal yang penting untuk mecapai pertumbuhan yang diharapkan. Kadar lysine dalam tubuh ternak banyak dipengaruhi oleh proses pengolahan bahan baku pakan, sehingga selama ini cukup sulit untuk menentukan kadar senyawa tersebut secara akurat.Yang dimaksud dengan reactive lysine adalah lysine yang tidak rusak. Reactive Lysine adalah senyawa yang diketahui dapat menentukan kadar lysine dalam tubuh ternak secara tepat.  Atas pertimbangan itulah Trouw Nutrition kemudian memutuskan untuk menambahkan parameter mutu baru tersebut ke dalam modul NIR spectroscopynya.

Sebagai bagian penting dari sistem pakan terukur NutriOpt, metode NIR spectroscopy telah memungkinkan produsen mengukur kualitas dari senyawa reactive lysine di bahan baku pakan ternaknya. Proses ini juga tidak membutuhkan waktu lama. NIR spectroscopy NutriOpt menyediakan laporan kandungan nutrisi secara lengkap dan mudah dipahami, hanya dalam hitungan menit. NIR spectroscopy NutriOpt unggul dalam hal jumlah standar kalibrasinya terhadap reactive lysine, dan juga dapat digunakan untuk berbagai jenis sampel pakan, contohnya pakan yang terbuat dari bahan dasar kedelai, bungkil rapeseed, daun bunga matahari, bungkil kelapa, ikan, maupun pakan yang terbuat dari bahan dasar daging dan tulang.

 

Pengendalian Mutu dan Biaya
"Informasi ini dapat berguna dalam usaha pengendalian mutu maupun untuk optimalisasi biaya", demikian menurut Richard Maatman, Global Marketing Director Nutreco. "Sebagai contoh, bahan baku dalam pabrik pakan ternak yang memiliki kadar reactive lysine yang berbeda-beda akan dapat dikelola dengan lebih efisien dan disimpan terpisah, berdasarkan kualitasnya sehingga menjadikan proses pemilihan pakan menjadi lebih akurat. Data yang disediakan oleh metode ini juga bisa digunakan untuk melakukan penawaran ulang terhadap harga beli bahan baku pakan, sehingga biaya menjadi lebih terkendali."